analisa usaha ternak jangkrik

Analisa  Usaha Ternak Jangkrik

  • Biaya Investasi

Biaya Total (Rp)

Bangunan utama Rp300.000/m2 x 50 m2 15.000.000

Kotak pembesaran 21 buah @Rp250.000 5.250.000

Mesin giling pakan 1 buah 2.500.000

Timbangan 1 buah 700.000

Sprayer 1 buah 150.000

Total investasi 23.600.000

 

  • Biaya Operasional per Periode

Biaya Total (Rp)

Biaya Tetap

Penyusutan bangunan utama 1/90 x Rp15.000.000 166.667

Penyusutan kotak pembesaran 1/45 x Rp5.250.000 116.667

Penyusutan mesin giling pakan 1/90 x Rp2.500.000 27.778

Penyusutan timbangan dan sprayer 1/45 x Rp850.000 18.889

Total biaya tetap 330.000

 analisa usaha ternak jangkrik

  • Biaya Variabel

Telur jangkrik 3 kg x Rp300.000/kg 900.000

Pakan pur 325 kg x Rp8.500/kg 2.600.000

Sayuran dan hijauan 10 karung x Rp25.000/karung 250.000

Egg tray 350 kg x Rp2.500/kg 750.000

Kelaras (bisa dicari di kebun) 0

Karung 210 lembar x Rp1.000/lembar 210.000

Total biaya variabel 4.710.000

 

  • Biaya Operasional per Periode

Biaya operasional per periode = total biaya tetap + total biaya variabel

= Rp330.000 + Rp4.710.000

= Rp5.040.000

  • Penerimaan per Periode

Penjualan jangkrik hasil panen = hasil panen x harga jual

= 210 kg x Rp35.000/kg

= Rp7.350.000

  • Keuntungan per Periode Analisa Usaha Ternak Jangkrik

Keuntungan per periode = total penerimaan—total biaya operasional

= Rp7.350.000—Rp5.040.000

= Rp2.310.000

  • Keuntungan per bulan = keuntungan per periode : 1,3 bulan

= Rp2.310.000 : 1,3 bulan

= Rp1.776.923

  • Pay Back Period

Pay back period = (total investasi : keuntungan per bulan) x 1 bulan

= (Rp23.600.000 : Rp4.138.230) x 1 bulan

= 5,7 bulan

Untuk lebih lengkap silakan klik disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *