analisis usaha pembibitan jangkrik

Analisis Usaha Pembibitan Jangkrik

  • Biaya Investasi

Biaya Total (Rp)

Bangunan utama        Rp  500.000/m2 x 12 m2 6.000.000

Kotak pembibitan 3 buah      @Rp250.000 750.000

Mesin giling pakan 1 buah Rp 2.500.000

Nampan 24 buah x Rp20.000/buah 480.000

Ember, bak, dan ayakan 200.000

Kipas angin 1 buah 250.000

Total investasi 10.180.000

  • Biaya Operasional per Periode

Biaya Total (Rp)

Biaya Tetap

Penyusutan bangunan utama 1/80 x Rp6.000.000 75.000

Penyusutan kotak pembibitan 1/32 x Rp750.000 23.400

Penyusutan mesin giling pakan 1/80 x Rp2.500.000 31.250

Penyusutan nampan 1/16 x Rp480.000 30.000

Penyusutan ember, bak, dan ayakan 1/16 x Rp200.000 12.500

Penyusutan kipas angin 1/40 x Rp250.000 6.250

Total biaya tetap 178.400

 

Biaya Variabel

Calon indukan 36 kg x Rp37.500* 1.350.000

Pakan pur 150 kg x Rp8.500/kg 1.275.000

Sayuran dan hijauan 9 karung x Rp25.000/karung 225.000

Egg tray 150 kg x Rp2.500/kg 375.000

Kelaras 3 karung x Rp25.000/karung 75.000

Pasir untuk bertelur 100.000

 Total biaya variabel 2.050.000

*) Harga calon indukan di pasaran berkisar 35.000—Rp40.000/kg

analisis usaha pembibitan jangkrik

  • Biaya Operasional per Periode

Total biaya operasional per periode = total biaya tetap + total biaya variabel

= Rp178.400 + Rp2.050.000

= Rp2.228.400

  • Penerimaan Per periode

Penjualan telur hasil panen = hasil panen x harga jual

= 21 kg x Rp275.000/kg*

= Rp5.775.000

*) Harga jual telur jangkrik di pasaran berkisar Rp250.000/kg—Rp300.000/kg

78

  • Keuntungan per Periode

Keuntungan per Periode = Total penerimaan—Total biaya operasional

= Rp5.775.000—Rp2.228.400

= Rp3.546.600

Keuntungan per bulan = keuntungan per periode : 1,5 bulan

= Rp3.546.600 : 1,5 bulan

= Rp2.364.400

 

  • Pay Back Period

Pay back period = (total investasi : keuntungan per bulan) x 1 bulan

= (Rp10.180.000 : Rp2.364.400) x 1 bulan

= 4,3 bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *