klaras dan hijauan pakan jangkrik

Cara beternak Jangkrik

Cara beternak Jangkrik  Jangkrik merupakan serangga yang dimanfaatkan dalam kondisi hidup sebagai pakan alami burung kicau, umpan untuk memancing ikan, dan pakan dalam budi daya ikan hias serta ikan konsumsi. Saat ini, pemanfaatan jangkrik semakin bertambah dengan mengolahnya menjadi aneka bentuk, seperti mengubahnya menjadi tepung yang selanjutnya diolah untuk bahan pembuatan makanan, obat-obatan,atau kosmetik.

 

Produk olahan Jangkrik

Seiring perkembagnan dunia kuliner jangkrikpun ikut mengalami pergeseran yang semula yang untuk pakan burung dan ikan kini jangkrik dapat dioleh menjadi berbagai kuliner seperti, Sosis Jangkrik, Kerupuk Jangkrik, Aneka Kue dengan bahan campuran jangkrik.

olahan sosis jangkrik

Peluang Olahan Jangkrik

Olahan jangkrik berpeluang besar menjadi makanan dengan prospek untuk perbaikan gizi karena jangkkrik memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Hal ini berpeluang berdasarkan data WHO masyarakat Indonesia protein hewani yang dikonsumsi masih rendah.

 

Olahan jangkrik  selain tahan  dalam waktu yang cukup lama untuk mengirimam memungkinkan untuk pemasaran yang lebih luas, apalagi ditunjang dengan pemahanan dunia online yang sedang gencar terutama diakalangan generasi milenial.

 

Kandungan Nutrisi Jangkrik

Kandungan Nutrisi Manfaat

  1. Tepung jangkrik mengandung protein sebesar 55,96—57,32%.

 

  • Memproduksi enzim.
  • Meningkatkan pertahanan tubuh dan system imun tubuh.
  • Membantu pertumbuhan anak-anak.
  • Membentuk jaringan pada tubuh.
  • Mencegah penyakit kuasiorkor dan marasmus yang disebabkan oleh kekuragan protein.
  • Protein juga bermanfaat sebagai antioksidan untuk mencegah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.
  1. Protein omega 3, omega 6, dan omega 9.
  • Berguna untuk tumbuh kembang anak.

kandungan nutrisi jangkrik

Mengapa Memilih jenis jangkrik alam

Selama 5 tahun belakangan ini, trend permintaan jangkrik alam meningkat dibandingkan dengan jangkrik kalung. Hal ini disebabkan ukuran jangkrik alam yang lebih kecil, sehingga lebih cocok sebagai pakan untuk berbagai jenis burung kicau. Selain itu, jangkrik alam juga mengandung nutrisi yang memberikan efek lebih baik terhadap burung. Sesuai pengalaman penulis, apabila sudah diberikan jangkrik alam, biasanya burung menolak ketika diberikan jangkrik kalung. Karena itu, jangkrik alam merupakan jenis jangkrik yang banyak diternakkan di berbagai daerah sesuai besarnya permintaan.

 

jenis jangkrik alam

Persiapan Kandang dan Lokasi

 

Jangkrik dapat dibudidayakan di daerah yang panas maupun dingin namun ada perbedaan jika Jangkrik yang dibudidayakan di daerah panas ataupun dingin memiliki perbedaan kecepatan tumbuh serta daya tahan tubuh. Umumnya, jangkrik yang dibudidayakan di daerah panas mampu tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan jangkrik yang dibudidayakan di daerah dingin. Namun, tingkat kematian jangkrik yang dibudidayakan di daerah panas cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jangkrik yang dibudidayakan di daerah dingin, terutama pada jangkrik yang berumur 0—10 hari yang rentan terhadap suhu terlalu tinggi. Namun, setelah berhasil melewati fase kritis tersebut, jangkrik akan tumbuh dengan cepat.

Bangunan Utama

Merupakan bangunan yang difungsikan sebagai pelindung kandang kotak dari hujan, sinar matahari, terpaan angin dan hama binatang. Bahan bangunan untuk menghemat bisa menggunakan bahan yan tersedia seperti untuk dinding bisa menggunakan bamboo dan unutk atap bisa menggunakan asbes dengan lantai plester semen.

bangunan utama kandang jangkrik

Kotak budidaya Jangkrik Alam

Untuk kotak bisa menggunakan bahan kayu reng dan triplex, dengan ukuran kotak 240 cm x 120 cm x 70 atau bisa menyesuaikan. Kandang kotak harus dilengkapi dengan tutup agar jangkrik tidak terbang dan terhindar dari hama. Untuk daerah yang dingin bisa ditambahkan lampu bohlam kuning berfungsi untuk menjaga suhu agar tetap hangat. Satu kotak mampu menampung 250-300 gram telur jangkrik.

kandang kotak jangkrik

Egg Tray

 Paper egg tray (keranjang telur kertas) adalah wadah yang terbuat dari bahan baku berupa kertas bekas atau kertas limbah yang biasanya digunakan di peternakan ayam petelur untuk menampung

hasil panen telur. Biasanya egg tray kertas hanya digunakan satu kali, kemudian tidak digunakan kembali

egg tray alas telur untuk jangkrik

Daun Pisang Kering (Kelaras)

 

Selain egg tray, media budi daya lain yang dibutuhkan adalah daun pisang kering atau kelaras. Letakkan kelaras di sela-sela susunan egg tray atau di bagian atas susunan egg tray.

klaras dan hijauan pakan jangkrik

Pakan

Pakan utama pada budi daya jangkrik, baik pembesaran ataupun pembibitan, bisa menggunakan pur atau pakan lengkap yang diproduksi untuk usaha peternakan ayam pedaging. Suplai cairan bagi jangkrik bisa diberikan melalui pakan hijauan, seperti sawi, kedebong pisang yang diiris tipis, batang daun tanaman eceng gondok, batang tanaman pepaya yang diiris tipis, dan rumput. Selain pakan hijauan, jangkrik juga bisa diberikan ampas tahu. Wadah pakan digunakan sebagai alas pakan berupa pur. Sementara itu, pakan hijauan biasanya diletakkan langsung di atas kelaras.

Cara beternak Jangkrik  Hindari menggunakan wadah pakan yang terbuat dari plastik atau bahan licin lain yang membuat jangkrik tidak dapat berjalan di atasnya, sehingga tidak dapat mencapai pakan. lanjut bagian dua

2 Replies to “Cara beternak Jangkrik”

  1. Ditempat saya tidak ada kasih makan jangkrik dg eceng gondok tp sy pngn coba ngasih eceng buat jangkrik tp menurut admin bagus ga eceng trs kandungan gizinya sama ga dg kangkung atau sawi…..?? minta pecerahanya..tks

    1. Maaf baru balas. Eceng gondok berfungsi sebagai pengganti air. Jika dibandingkan dengan sawi, eceng gondok lebih tahan dari kebusukan karena kandungan airnya di dalamnya yang lebih sedikit dibandingkan dengan sawi. Jika dengan kangkung, eceng gondok lebih baik karena tekstur eceng gondok yang lebih rapuh sehingga mudah digigit oleh jangkrik
      Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *