Jejak langkah Trust Jaya Jangkrik

Trust Jaya Jangkrik didirikan oleh Bambang Stiawan, S.T.  Seorang sarjana lulusan  Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Sipil. pada tahun 2011 Trust Jaya Jangkrik dididirikan  dengan berbekal modal sebanyak Rp7.000.000 bisa membuat 50 kotak jangkrik dan  dapat diisi 2,5 kg telur jangkrik. Usaha jangkrik sudah membuahkan hasil, dalam waktu 3 bulan modal sudah bisa kembali.

 

Berawal dari  2 orang rekannya yang tertarik membudidayakan jangkrik hingga terus bertambah hingga menjadi 50 anggota. Seiring pertambahan jumlah peternak jangkrik, kami kemudian fokus pada usaha pemasaran.  Selain dari budi dayanya sendiri hingga kami  bermitra dengan bandar besar jangkrik di Majalengka, Jawa Barat untuk pemasaran jangkriknya. Selama 6 bulan kami bermitra dengan bandar besar dengan lancar. Namun, setelah 6 bulan berjalan, Trust Jaya  mulai menemukan kendala karena permintaan jangkrik yang sedang menurun dan pembayaran dari bandar mulai macet,

 

Tidak ingin kembali mengalami kegagalan usaha, kami bersama rekan-rekan peternak jangkrik memutuskan untuk memasarkan sendiri jangkrik hasil budidayanya. Hal ini harus dilakukannya, karena budi daya terus berjalan dan sarana prasarana budi daya jangkrik sudah tersedia. Usaha Trust Jaya  bersama rekan-rekannya membuka pasar sendiri bisa hingga kami berhasil  memasarkan Jangkrik ke pasar burung di daerah Bandung, Jawa Barat.  Kini Trust Jaya sudah menjangkau Sumedang, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Cianjur, Tasikmalaya, dan Sukabumi dan hampir di setiap kota di Pulau Jawa.  Untuk pemasaran telur jangkriknya ke seluruh Indonesia.

 

Kini, Trust Jaya Jangkrik mampu memproduksi jangkrik sebanyak 150—200 kg/hari. Kami mengalokasikan 70% jangkrik dijual ke pasar retail (pedagang) dan 30% dijualnya ke bandar-bandar jangkrik di berbagai kota. Kapasitas produksi telur jangkriknya mencapai 5—10 kg/hari, 50% telur jangkrik digunakan untuk ternak sendiri dan sisanya untuk dijual langsung ke peternak di berbagai daerah. Dan Rencana ke depan, penulis akan menambah kapasitas produksi jangkrik hingga hasil panennya dapat mencapai 300 kg/hari.

Bambang Setiawan, S.T.

Owner Trust Jaya Jangkrik